“Dauroh Amil Zakat: Membentuk Pondasi Lembaga yang Amanah dan Terpercaya”
LAZ PERSIS KL Kabupaten Bandung Dorong Pembentukan LAZ di PC PERSIS Ciwidey
Alhamdulillāh, pada Kamis, 14 Mei 2026, LAZ PERSIS KL Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Dauroh Amil Zakat di MTS PERSIS 43 Al-Manar Ciwidey. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar penguatan pelayanan umat melalui pembentukan dan pengembangan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat pimpinan cabang.
Dauroh ini dilaksanakan di PC PERSIS Ciwidey yang saat ini belum memiliki lembaga amil zakat. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembinaan mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, serta tepat sasaran.
Mengusung tema:
“Meningkatkan Pemahaman dan Kapasitas Amil Baru dalam Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah sebagai Fondasi Pelayanan Umat yang Profesional dan Berkeadilan.”
kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya pengelolaan zakat yang lebih tertib, terarah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pentingnya LAZ di Tingkat Cabang
Keberadaan lembaga amil zakat di setiap pimpinan cabang dinilai memiliki peran penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain memudahkan penghimpunan dan penyaluran zakat, keberadaan LAZ juga membantu pendataan mustahik dan muzakki secara lebih optimal.
Tidak hanya itu, lembaga zakat juga menjadi sarana dakwah sosial melalui berbagai program seperti santunan dhuafa, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Pengelolaan yang baik akan mendorong lahirnya budaya amanah, transparansi, dan profesionalitas dalam pelayanan umat.
Sambutan dan Taujih
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PC PERSIS Ciwidey, Ustadz Hedi, menyampaikan bahwa pembentukan LAZ KLP merupakan salah satu prioritas organisasi dalam memperkuat pelayanan sosial dan dakwah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor LAZ KL Kabupaten Bandung, Ustadz Tauhid, M.M., menegaskan bahwa pengelolaan zakat tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi juga harus dibangun di atas sistem yang profesional dan tertib administrasi.
“LAZ bukan hanya tempat menghimpun dana, tetapi menjadi sarana hadirnya kebermanfaatan organisasi di tengah umat,” ungkap beliau dalam taujihnya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan jajaran tim LAZ KL Kabupaten Bandung yang membidangi penghimpunan, pendayagunaan, keuangan, dan marketing communication (Markom).
Penguatan Kapasitas Per Divisi
Setelah sesi sambutan dan pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi serta bimbingan teknis (Bimtek) per divisi. Setiap peserta mendapatkan pembinaan sesuai bidang tugas masing-masing agar lebih memahami alur kerja, tanggung jawab, dan target pelayanan lembaga.
Sesi diawali dengan pembagian serta penjelasan SOP (Standar Operasional Prosedur), dilanjutkan dengan materi teknis mengenai:
- strategi fundraising dan komunikasi dengan muhsinin,
- pengelolaan dan pelaporan keuangan,
- pendayagunaan dan penyaluran zakat,
- penguatan media dan publikasi,
- hingga administrasi dan kesekretariatan lembaga.
Khusus Divisi Keuangan, peserta juga mengikuti praktik langsung mengenai administrasi, pencatatan, dan pelaporan keuangan agar pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Menumbuhkan Semangat Pelayanan Umat
Kegiatan dauroh berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta. Selain menjadi ruang pembelajaran, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antarstruktur organisasi dalam membangun pelayanan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat.
Dauroh ini bukan sekadar agenda pelatihan, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun gerakan pelayanan umat yang amanah, profesional, dan berkelanjutan di lingkungan PC PERSIS Ciwidey.
Semoga melalui ikhtiar ini, keberadaan lembaga amil zakat di tingkat cabang mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas serta menjadi bagian dari penguatan dakwah dan pemberdayaan umat di tengah masyarakat.