Penggalangan Dana Gedung Dakwah PERSIS Kabupaten Bandung Himpun Rp57,9 Juta
Penggalangan Dana Gedung Dakwah PERSIS Kabupaten Bandung Himpun Rp57,9 Juta
Kabupaten Bandung — Semangat kebersamaan jamaah, tokoh Masyarakat, serta keluarga besar Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Bandung turut menyukseskan penggalangan dana untuk pembangunan Gedung Dakwah Pimpinan Daerah (PD) PERSIS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan acara Tabligh Akbar pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Tabligh Akbar yang digelar di Kabupaten Bandung ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi sarana fundraising untuk mendukung Pembangunan Gedung Dakwah PD PERSIS Kabupaten Bandung yang berlokasi di Jalan Pameungpeuk-Banjaran.
Kegiatan tersebut di laksanakan di Kawasan Pemda Kabupaten Bandung Soreang yang bertempa di Al-Fathu dengan dihadiri oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, serta jajaran keluarga besar PERSIS Kabupaten Bandung. Hadir pula 31 Pimpinan Cabang (PC) PERSIS yang berada di wilayah Kabupaten Bandung, Bersama unsur otonom, diantaranya Persistri, Pemuda PERSIS, Pemudi PERSIS, HIMA, HIMI, serta para simpatisan.
Antusiasme jamaah dalam mendukung Pembangunan Gedung Dakwah terlihat dari hasil penggalangan dana yang berhasil menghimpun Rp57.932.500. Dana tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan umat dalam mendukung tersedianya sarana dakwah yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kegiatan keumatan di Kabupaten Bandung.
Tabligh Akbir tersebut diisi oleh Ustadz Tatan Ahmad Santana, salah seorang kader PERSIS Kabupaten Bandung yang saat ini bertugas di Pimpinan Pusat (PP) PERSIS.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Tatan menyampaikan pentingnya memahami besarnya dampak infak dan sedekah dalam kehidupan umat. Ia mengingatkan bahwa infak dan sedekah bukan sekadar memberikan Sebagian harta, tetapi juga merpakan bentuk kepedulian serta kontribusi nyata dalam membangun dan menguatkan kehidupan umat.
Selain membahas tentang keutamaan infak dan sedekah berdasarkan Al-Qur’an dan hadits, Ustadz Tatan juga menekankan pentingnya kemandirian organisasi dalam memenuhi kebutuhan dakwah. Menurutny, PERSIS tidak seharusnya terlalu mengandalkan bantuan atau donasi dari pemerintah dalam menjalankan berbagai program dan aktivitas organisasi.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat yang telah menjadi bagian dari perjalanan PERSIS, yaitu “dari umat untuk umat.” Kemandirian dalam pembiayaan dakwah diharapkan dapat mendorong tubuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab Bersama di kalangan jamaah terhadap kebersamaan keberlangsungan perjuangan dakwah.
Penggalangan dana Pembangunan Gedung Dakwah PD PERSIS Kabupaten Bandung pada Tabligh Akbar tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kekuatan umat dapat diwujudkan melalui kebersamaan. Dukungan dari jamaah, pimpinan, tokoh Masyarakat, serta seluruh elemen keluarga besar PERSIS menjadi modal penting dalam mewujudkan Gedung yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan dakwah dan pelayanan umat di Kabupaten Bandung.
Semoga Pembangunan Gedung Dakwah PD PERSIS Kabupaten Bandung dapat berjalan dengan lancer dan menjadi sarana yang memberikan manfaat luas bagi umat serta mendukung keberlangsungan dakwah Islam di masa mendatang.